Artikel Utama:

  • Pilih Adam Muslim atau Adam Alkitab?

    Hukum Pertama bagi manusia adalah teramat khusus dan penting. Ini menentukan hubungan dan hidup manusia selanjutnya dengan Tuhannya. Hukum pertama ini pasti harus sangat spesifik untuk bisa dipahami seorang Adam yang masih polos dan innocence. Tidak boleh dimaknai secara kabur ataupun kompleks, apalagi meleset dan tidak akurat! Kalau begitu, pertanyaan yang segera bagi benak kita adalah: Apakah Adam Muslim disaat awal kehidupan yang polos begitu sudah bisa tahu apa maksudnya dengan “orang zalim” yang dikatakan di Quran? Adakah contoh dan suasana “orang zalim” bagi pengertian Adam waktu itu? Semua kita pasti meragukan kalau-kalau Adam dapat memahami ucapan Allah-nya … Sebaliknya, Tuhan Alkitab mengatakan hal yang lain, yaitu ”Janganlah kaumakan buahnya… pastilah engkau mati”.
  • Benarkah YESUS Lahir Tanggal 25 Desember?

    Jelaslah bahwa perayaan Hari Natal bukanlah seperti yang umum disalah-fahami oleh teman-teman Muslim, dan samasekali tidak mengintrospeksi tentang perayaan Maulid Muhammad sendiri. Natal Yesus bukan hari yang harus disakralkan/ disakramenkan dengan memutlakkan hal-hal yang bersifat fisikal, termasuk hari, tanggal dan jam/detik yang di-pas-kan dengan kelahiran Kristus. Perayaan Natal adalah dalam spirit sukacita seperti yang telah dimaklumat-kan oleh para malaikat dari Sorga: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud” (Lukas 2:11). Dengan pusat dan kata kuncinya “Juruselamat, Kristus, Tuhan”. Sosok Penyelamat Dunia itulah yang telah lahir untuk segala umat manusia, dan itulah Kabar Baik yang pantas kita rayakan bersama!
  • Natal YESUS dan Maulid Muhammad: Mana Yang Harus Dirayakan?

    Muslim terus memaksakan status dan dampak kenabian Nabinya untuk tidak boleh kalah pamor terhadap siapapun, termasuk Yesus (!) yang walau sudah ditetapkan dalam Quran sendiri sebagai sosok paling terkemuka di dunia dan di alam akhirat (QS.3:45). Akan tetapi adakah satu kasus kelahiran Muhammad, dari “darah-Arab” ini yang kemuliaannya lebih superior terhadap Yesus dari “darah Yahudi”, sejak dimulai dari pohon keturunan Abraham? Perhatikanlah perbandingan asal-usul keduanya.
  • Adakah Maulud Muhammad Semulia Natal Yesus Almasih?

    Muslim mencari-cari alasan religius yang murni bagi Maulid Nabi. Namun tidak akan tercari kecuali bikinan-bikinan semu belaka. Soalnya Muhammad sendiri dilahirkan dalam kesenyapan, kehampaan kekhususan dan tanda kenabian, tanpa tanda kuasa ataupun mukjizat supernatural. Tak ada gejala, sambutan dan kunjungan malaikat. Tak ada pengumuman apapun dari surga.
  • Abraham di Arab - Kata Siapa?

    Abraham jelas merupakan tokoh utama baik di dalam Yudaisme maupun kekristenan. Oleh karena itu orang Kristen dan orang Yahudi sangat berhati-hati dalam merekonstruksi gambaran hidup dan pergerakannya. Semua refleksi ini terentang lebih dari satu milenium dan menempatkan kegiatan-kegiatan Abraham terutama di Mesopotamia dan Kanaan (secara kasar wilayah Israel dan Palestina modern). Pada titik ini, dengan hanya sekilas melihat peta, akan memberi kita petunjuk yang jelas. Lokasi Mekkah adalah ratusan mil jauhnya dari tempat Abraham beroperasi. Bukti apakah yang dapat menyerongkan lokasi tersebut ke ke tengah-tengah padang gersang? Sama sekali tidak ada, kecuali klaim berdasar iman yang berusia hampir dua milenia setelah hidup Abraham bahwa yang disebut sebagai ‘Bapa orang beriman’ itu memberkati jazirah Arab dengan kehadirannya. Selain dari klaim ini, ada kebisuan pekat dalam semua sumber mengenai anggapan perjalanan Abraham di padang gurun.
  • 5 Bukti Muhammad adalah NABI PALSU

    Muslim percaya Muhammad adalah nabi terakhir dan percaya wahyu yang diterimanya berasal dari Allah. Seharusnya sebagai nabi Allah yang terakhir, dia diharapkan untuk memiliki standar dan kualitas seperti nabi sebelumnya bahkan lebih tinggi. Tapi kenyataan bertolak belakang dengan pengharapan, Muhammad malah memperlihatkan kualitas sebagai nabi palsu.
  • Nabi Muhammad vs Anjing - Mana Yang Lebih Mulia?

    Anjing, sebagai salah satu binatang cerdas, adalah satu satunya binatang yang bisa memiliki keterikatan emosional yang kuat dengan manusia. Di Jepang, ada patung anjing sebagai pengingat tentang kesetiaan dan hubungan yang timbal balik yang melibatkan emosi yang dalam antara anjing dan manusia, yang tentunya dilakukan secara sadar atas hubungan timbal balik sebagai aspek moral. Bonobo, berdasarkan penelitian yang dilakukan Frans de Waal, ahli primata ternama dunia, biolog di Emory University dan Direktur Living Links Center di Yerkes Primate Center di Atlanta, dalam bukunya, The Bonobo and the Atheist, memiliki rasa bersalah selama berpuluh tahun setelah menggigit jari tangan dokter hewan yang merawatnya, memperlihatkan aspek moralitas rasa empati yang timbul dari kesadarannya.